Home / Kajian Utama / Satu Rakaat Dianggap 100.000 Rakaat, Mau?

Satu Rakaat Dianggap 100.000 Rakaat, Mau?

Siapa di antara kita tidak ingin berangkat ke tanah suci? Tentu semua orang Muslim menginginkan ke sana.

Salah satu di antara rahasia banyak orang ingin selalu mengunjungi tanah suci karena banyak keutamaan-keutamaan yang telah dijanjikan Allah atasnya.

Tiga tempat suci yang diberkahi tersebut adalah; Masjidil Haram (Makkah), Masjid Nabawi (Madinah), Masjidil Aqsha (Palestina).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

«لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ مَسْجِدِي هَذَا وَمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِ الْأَقْصَى»

“Janganlah kalian bersusah payah melakukan perjalanan jauh kecuali menuju ke tiga masjid: Masjidku ini (Masjid Nabawi), Masjidil Haram, dan Masjid al-Aqsha.” (HR. Al-Bukhari no. 1115 dan Muslim no. 1397)

Pernahkah mendengar Masjid Quba? Ya, masjid yang pertama kali dibangun Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, di mana shalat dua rakaat di sana pahalanya menyamai umrah. Masya Allah!

Di bawah ini beberapa keutamaan shalat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Masjidil Aqsha dan Masjid Quba’;

Pertama: Masjidil Haram

Diriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلَاةٌ فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ»

“Shalat di Masjidku ini lebih utama dari 1.000 shalat di tempat lain kecuali Masjidil Haram, dan shalat di Masjidil Haram lebih utama dari 100.000 shalat di tempat lain.” (HR. Ibnu Majah no. 1406 dan dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani)

Hal ini tidaklah mengherankan karena keutamaan Masjidil Haram yang amat banyak dan agung. Untuk itu, orang yang berbuat jahat di sana dilipatgandakan dosanya dan diancam Allah siksa yang pedih. Jangankan melakukan, berniat saja sudah diancam siksa yang pedih. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

«وَمَن يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍ بِظُلْمٍ نُذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ»

“Siapa saja yang ingin berbuat penyimpangan kezhaliman di dalamnya maka Kami akan merasakan kepadanya siksaan yang pedih.” (QS. Al-Hajj [22]: 25)

Kedua: Masjid Nabawi

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:

«صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ»

“Shalat di Masjidku ini lebih baik daripada 1000 shalat di tempat lain, kecuali di Masjid al-Haram.” (HR. Muslim no. 1394)

Di Masjid Nabawi ada taman Surga. Siapa yang memasukinya ketika di dunia semoga memasukinya juga ketika di akhirat. Diriwayatkan Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

«مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ وَمِنْبَرِي عَلَى حَوْضِي»

“Tempat antara rumahku dan mimbarku adalah satu taman dari taman-taman Surga. Dan mimbarku berada di atas telagaku (kelak di hari Kiamat).” (HR. Al-Bukhari no. 1888 dan Muslim no. 1391)

Al-Qur`an surat at-Taubah menyebutkan bahwa ada masjid yang dibangun di atas ketaqwaan dan masjid yang dimaksud adalah masjid Nabawi ini. Diriwayatkan bahwa Abu Sa’id al-Khudri bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, manakah dari dua masjid yang di bangun di atas ketaqwaan?” Beliau mengambil ranting kecil lalu memukulkannya ke tanah kemudian bersabda, “Ia adalah Masjid kalian ini.” Yakni Masjid Nabawi. (HR. Muslim no. 1398)

Ketiga: Masjidil Aqsha (juga disebut Baitul Maqdis atau Masjid Iliya)

Perbandingan pahala shalat antara Masjid Nabawi dengan Masjidil Aqsha adalah 1 banding 4. Artinya jika satu shalat di Masjid Nabawi senilai 1.000 shalat maka di Masjidil Aqsha senilai 250 shalat. Diriwayatkan bahwa Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu berkata:

تَذَاكَرْنَا وَنَحْنُ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: أَيُّهُمَا أَفْضَلُ، مَسْجِدُ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أو مَسْجِدُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «صَلاَةٌ في مَسْجِدِيْ هذا أَفْضَلُ مِنْ أَرْبَعِ صَلَوَاتٍ فِيْهِ وَ لَنِعْمَ الْمُصَلَّى»

“Kami pernah berbincang-bincang, sedang kami di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Manakah yang lebih afdhal (utama), apakah Masjid shallallahu ‘alaihi wa sallam ataukah Masjid Baitul Maqdis?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalat di Masjidku ini lebih afdhal dibandingkan empat kali shalat di dalamnya (Masjidil Aqsha). Dia adalah sebaik-baik tempat shalat.” (HR. Ath-Thabrani dalam al-Ausath no. 6983 & 8230 dan al-Hakim dalam al-Mustadrak no. 8553. Dishahihkah oleh Syaikh al-Albani, al-Hakim, dan adz-Dzahabi)

Juga Allah mengampuni setiap orang yang shalat di sana atas berkah doa Nabi Sulaiman ‘alaihissalam.

Keempat: Masjid Quba

Meskipun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah membangun Masjid Nabawi, beliau tetap mengunjungi secara rutin Masjid Quba yang pertama dibangun dahulu baik berkendara ataupun jalan kaki bahkan beliau rutin mengunjunginya seminggu sekali. Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwa dia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَزُورُ قُبَاءً رَاكِبًا وَمَاشِيًا

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sering mengunjungi Masjid Quba dengan berkendara atau berjalan kaki.” (HR. Muslim no. 1399)

Berapa pahala shalat di sana? Diriwayatkan dari Usaid bin Zhuhair al-Anshari radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِ قُبَاءَ كَعُمْرَةٍ»

“Shalat di Masjid Quba (pahalanya) seperti umrah.” (HR. Ibnu Majah no. 1411 dan dishahihkah oleh Syaikh al-Albani)

Kita berdoa kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang indah dan sifat-sifat-Nya yang tinggi agar memberi kesempatan kita mengunjungi Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Masjdil Aqsha, dan Masjid Quba sebelum meninggal. Amin.[]

 

Oleh: Nor Kandir

About Admin

Check Also

MASJID DAN SOLUSI PERPECAHAN UMAT

Kajian Utama Oleh Dr. Slamet Muliono, M.SI   Bersama-sama memakmurkan masjid, bisa menjadi salah satu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *