Home / Masjid / IMAS / Pelatihan Imam Dan Takmir Masjid

Pelatihan Imam Dan Takmir Masjid

Data di Kementrian Agama Republik Indonesia saat ini di Indonesia memiliki 218.816 Masjid yang tersebar luas di seluruh daerah. Masjid-masjid ini terbagi menjadi pelbagai kategori, Masjid Raya, Masjid Agung, Masjid Besar, Masjid Jami, Masjid Bersejarah, dan Masjid di tempat Publik. Selain itu, data bahwa negara Indonesia merupakan penyumbang umat Islam terbesar di dunia telah diketahui masyarakat.

Akan tetapi, data di atas tidak sesuai dengan kondisi yang dialami oleh masjid-masjid. Banyak di antara masjid tersebut belum memiliki Imam dan Takmir yang sesuai dengan standar dalam agama Islam. Imam di Indonesia masih dianggap sebagai pemimpin ketika Shalat saja. Dan takmir masjid hanya dijadikan lambang sebagai adanya pengurus masjid.

Pengelolaan Masjid

Permasalahan di dalam masjidpun sering dialami oleh takmir dan imam. Salah satunya adalah pengelolaan masjid. Baik itu dalam segi kepengurusan masjid ataupun mengelola jamaah yang hadir. Takmir dan imam selaku orang-orang yang memiliki amanah di dalam masjid bertugas menjaga kedua hal tersebut.

Bukan berarti melalaikan masyarakat yang tidak terlibat di dalamnya. Melainkan, takmir dan imam mempunyai keutamaan untuk mengingatkan masyarakat yang mulai lalai dalam menjaga masjid. Maka dari itu, sangat diperlukan hadirnya imam dan takmir masjid yang berkompeten.

Bacaan Quran, Hafalan, Dan Memperhatikan Jamaah

Imam Ibnu Katsir berkata: “Bukanlah yang dimaksud dengan memakmurkan masjid-masjid Allah hanya dengan menghiasi dan mendirikan fisik (bangunan)nya saja, akan tetapi memakmurkannya adalah dengan berdzikir kepada Allah dan menegakkan syariat-Nya di dalamnya, serta membersihkannya dari kotoran (maksiat) dan syirik (menyekutukan Allah Ta’ala)”.

Memakmurkan masjid tidak harus dengan membangun masjid yang megah nan indah. Masjid juga diwajibkan memiliki imam dan takmir yang handal, tanggung jawab, memiliki kaidah keislaman, dan paham syariat-syariat agama Islam. Maka Imam harus memiliki bacaan Quran yang tartil dan hafalan yang banyak.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ فَإِنْ كَانُوا فِى الْقِرَاءَةِ سَوَاءً فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ فَإِنْ كَانُوا فِى السُّنَّةِ سَوَاءً فَأَقْدَمُهُمْ هِجْرَةً فَإِنْ كَانُوا فِى الْهِجْرَةِ سَوَاءً فَأَقْدَمُهُمْ سِلماً

Yang menjadi imam dari suatu kaum adalah orang yang paling banyak hafalan terhadap Kitab Allah (Al Qur’an), jika diantara mereka ada yang memiliki hafalan sama maka yang menjadi imam mereka adalah orang yang paling paham tentang sunnah Nabi (hadits) jika diantara mereka masih sama maka yang paling dahulu hijrah, jika mereka dalam masalah hijroh sama maka yang lebih dahulu masuk islam.” (HR. Muslim no. 673)

Sedangkan takmir harus mendorong masyarakat untuk melaksanakan Shalat berjamaah di Masjid. Caranya mengagendakan kajian-kajian rutin yang kreatif, membuat masjid menjadi nyaman dan aman, serta membuat rincian kas dan pengeluaran masjid secara detail. Maka, jamaah akan merasa dihargai, diperhatikan, dan kerasan di dalam masjid.

Pelatihan Imam Dan Takmir Masjid

Untuk mendukung kemajuan masjid yang diarahkan melalui imam dan takmir Yayasan Bina Muwahiddin menggandeng IMAS (Ikatan Masjid) menyelenggarakan Pelatihan Imam dan Takmir Masjid. Kegiatan ini diselenggarakan agar terbentuknya Imam dan Takmir yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Salallah Alaihi Wassalam.

In sya Allah kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus. Tempatnya adalah perkabupaten yang mana terdapat masjid-masjid binaan Yayasan Bina Muwahiddin. Mulai dari Ponorogo, Pacitan, Gresik, Surabaya, dan masjid-masjid binaan lainya. Kegiatan ini nantinya diisi dengan pelatihan bacaan Quran yang baik dan benar, hafalan Quran, dan mempersiapkan hadirnya Idul Qurban. Total ada 1000 masjid dengan masing-masing imam dan takmir yang mewakilinnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendongkrak kemampuan individu Imam dan Takmir masjid, seperti contoh di atas. Sehingga, jamaah nantinya akan bertambah dan masjid menjadi pusat kegiatan masyarakt. Semoga Allah Ta’ala memberikan kemudahan dan kelancaran untuk selalu menggelar kegiatan-kegiatan membangun Imam dan Takmir. Baik itu dari sisi ekonomi, kesehatan, keilmuwan, dan sisi-sisi lainya. Amiin. [Rendra Dwi Saputra].

About Admin

Check Also

Remas Al-Akbar: Pernah Dicurigai sebagai ‘Kelompok Radikal’

“Kepengurusannya jalan, ikut mengirim bantuan ke Suriah dan Palestina hingga korban kebakaran di Riau.” Memulai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *