Home / Inspirasi / Kehadiran Masjid Tharfah Mendongkrak Program Sekolah

Kehadiran Masjid Tharfah Mendongkrak Program Sekolah

Sebuah Masjid berukuran 14 x 13 meter berdiri kokoh di atas tanah seluas 2.123 M2. Inilah Masjid Tharfah binti Ali yang berdiri atas bantuan Yayasan Bina’ Muwahhidin Surabaya, setelah taufik dari Allah.

Masjid yang dibangun dengan dukungan  pengelola SMP Muhammadiyah 3 Kutorejo Mojokerto ini,  letaknya strategis karena berdiri di depan jalan raya utama kecamatan Kutorejo.

Karenanya, masjid ini amat mudah didatangi jamaah yang ingin shalat, khususnya para pengendara motor atau mobil. Mereka sering singgah shalat di tempat ini. Apalagi lahan parkir yang ada cukup luas.

Masjid Tharfah binti Ali mulai dibangun pada tanggal 21 Pebruari 2014 M (bertepatan dengan 21 Rabi’ Al-Tsani 1435 H). Penggunaannya dimulai setelah diresmikan tanggal 5 Agustus 2014.

Paket yang dibantu oleh yayasan Bina’ Muwahhidin, di samping bangunan masjid, juga tiga lokal bangunan yang dipergunakan proses belajar mengajar. Bangunan tiga lokal itu berkonstruksi dua lantai. Hal ini untuk mengantisipasi pengembangan sekolah yang memang sangat prospek karena berada di jalur strategis padat penduduk.

Aktivitas masjid Tharfah bin Ali ini dikatakan cukup bagus dan aktivitasnya semakin maksimal karena keberadaan dan aktivitas sekolah SMP Muhamamadiyah 3.

Keberadaan sekolah ini sebenarnya sudah berdiri lama dan tidak berada di lokasi ini, namun berada tidak jauh dari  daerah ini.  Dalam perkembangannya,  jumlah siswa terus menurun dan hampir saja tutup.

Namun setelah berpindah di lokasi baru ini dan ditopang oleh keberadaan masjid, maka sekolah ini bangkit kembali. Indikasinya, jumlah siswa mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Aktivitas unggulan yang dimiliki SMP Muhammadiyah 3 Kutorejo ini mendidik siswa dengan meningkatkan kompetensi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Meningkatkan kompetensi akademik siswa dengan menyediakan guru-guru yang menguasai apa yang diajarkannya, dan kemudian mengajarkan dengan penuh dedikasi.

Hal ini dibuktikan dengan munculnya siswa yang bisa diterima di sekolah favorit di kabupaten Mojokerto. Adapun meningkatkan kompetensi siswa di bidang non-akademik dengan adanya aktivitas sekolah yang memberi peluang kepada siswa untuk memiliki skill (ketrampilan) bidang ekstra, seperti menghafal beberapa juz Al-Qur’an, kemampuan pidato dan berceramah, serta tampil di panggung sebagai pembawa acara dan mengisi acara.

Aktivitas siswa setiap pagi hari adalah shalat Dhuha bersama di masjid  Tharfah, yang kemudian dilanjutkan kegiatan belajar mengajar. Metode pembelajaran pada siswa SMP ini tidak terfokus pada bidang keilmuan umum saja tetapi mensinergikannya dengan pengetahuan dan wawasan agama saja, maka output siswa bukan hanya memiliki pengetahuan umum, tetapi memiliki akhlak yang baik.

Aktivitas masjid ini cukup memberikan ruh bagi sekolah. Salah satu di antaranya adalah adanya kompetensi lulusan, yakni berkemampuan menghafal satu juz Al-Qur’an. Yang menarik dari progran ini, ada beberapa siswa yang memiliki kemampuan menghafal  lebih dari tiga juz sebelum lulus. Artinya, program minimal siswa bisa menghafal satu juz ini terlampaui karena ada beberapa siswa yang mampu menghafal tiga juz sebelum lulus sekolah.

Menariknya lagi, pada musim liburan ini ada 12 siswa yang akan dikirim untuk program tahfidz 30 Jus Al-Qur’an selama satu bulan. Mereka akan dikirim ke pondok Ar-Rosyidin Malang, yang juga didirikan atas bantuan Yayasan Bina’ Muwahhidin.

Ini artinya, bahwa adanya masjid ini mendorong pengelola sekolah untuk mewarnai  sekolah dengan aktivitas keagamaan yang positif. Dengan memasukkan program tahfidz dalam kurikulum sekolah, merupakan sebuah terobosan. Terobosan untuk memasukkan program tahfidz dalam kurikulum sekolah tidak hanya bisa meramaikan aktivitas masjid, tetapi program tahfidz bisa meningkatkan jumlah siswa yang mendaftar di sekolah ini.

Program tahfidz dalam jangka panjang, tidak hanya mampu memberikan skill bagi siswa yang sangat dibutuhkan masyarakat secara luas, tetapi mampu membentuk karakter dan akhlak siswa dalam membangun agama dan negaranya.[]

Oleh : Dr. Slamet Muliono

About Admin

Check Also

Download Majalah Masajid

Related

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *